Swiss Meringue Buttercream with Shortening

image

Selalu penasaran dengan Korean flower buttercream. Bentuknya yang aduhai cantiknya, color palette yang bagus, dan buttercream yang terlihat sangat mulusss luss luss…

Setelah browsing di mbah google, rupanya mereka menggunakan Italian meringue buttercream (IMBC), hmmm buttercream jenis ini memang jarang digunakan disini, selain teknik pembuatannya yang agak rumit, diperlukan candy thermometer, standing mixer; bahan yang digunakan pun lebih mahal dibandingkan buttercream biasa.

Gak heran,  cake seperti ini dijual dengan harga yang ehmmm cukup mahal yah. Berbagai kursus pun diselenggarakan, tentu mahal juga ya kursusnya.

Namun, IMBC ini yang resep aslinya menggunaksn full butter, tidak bisa tahan dengan suhu seperti di Jakarta (room temp sekitar 33-35 C), it will melt right away.

Anyway, berangkat dari rasa penasaran akan BC ini, aku memutuskan untuj mencoba membuat swiss meringue buttercream, yang konon rasanya enak, namun pembuatannya lebih mudah daripada Italian Meringue Buttercresm.

Resep asli SMBC ini menggunakan full buttercream — disini aku modify sedikit agar BC ini cukup kokoh dan tidak mudah lumer melawan suhu panaasszzz di Jakarta.

Swiss Meringue Buttercream tahan panas/kokoh
—-–——————–
Resep asli : rumah kue ratri, modify by myself
Bahan :
2 putih telur yang fresh
1/2 cup granulated sugar (aku pakai gulaku yang di blender)
55gr unsalted butter
55gr shortening
55gr margarin
A pinch of salt
1/4 tsp cream of tar tar
1 tsp vanilla

Setelah jadi, kok rasanya kurang manis, akhirnya aku tambahkan 4tbs icing /powder sugar.

Buttercream ini kokoh sekali, bisa dilihat pada gambar

image

image

image

be

image

image

Next, ingin coba kasih flavor yang lain…

Oh ya untuk cara pembuatannya, silahkan lihat di youtube yaa 🙂

rik

ut

Advertisements

2 thoughts on “Swiss Meringue Buttercream with Shortening

  1. Jazakumullah ya mba atas resep smbc yg tahan cuaca panas ini. Pengen nyoba… oya misalkan margarinnya diganti shortening gmn ya mba? Biar lbh tahan panas gt… terima kasih…

    1. Afwan mbak…. margarin bisa diganti dengan shortening, silahkan dicoba. Jika ingin lebih kokoh lagi, kurangi penggunaan unsalted butter dan ganti dgn margarin/shortening.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s