Nasi Tumpeng

wpid-201403291014.png

Pada awalnya, membaca proses pembuatan nasi tumpeng di internet lumayan panjaanng dan cukup merepotkan. Dimulai dengan menyiapkan lauk pendamping (sehari sebelumnya), lalu pada hari H-nya membuat nasi kuning, lalu menghias si tumpeng

Awalnya aku hanya berniat membuat nasi kuning, bukan nasi tumpeng, karena saya tidak punya ketan putih. Tetapi setelah melihat kondisi si nasi kuning yang cukup lengket ketika sudah matang, kok rasanya bisa deh dicetak tumpeng.

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم , yeyyy ternyata bisaaa

Langsung grabak grubuk cari wadah yang cukup ok utk si tumpeng, akhirnya nemu si besek ini, dulu saya beli di pasar.

Jadi jugaa deh bikin tumpeng. Berikut lauk pendampingnya yang aku pakai, berhubung dadakan dan wadahnya kecil, jadi macam lauk cuma sedikit :
Ayam goreng ungkep
Tempe orek saus tiram (bukan kering tempe yaa)
Telur dadar iris

Hiasan :
Tomat hias, potong separuh, lalu di zigzag
Cabe merah hias, dipotong seperti bunga, lalu rendam air dingin — jangan lupa buang biji
Daun selada, utk di pinggir
Daun pisang (utk alas besek, dan juga penutup kerucut tumpeng)

Condiment (gak ikut difoto) :
Sambal terasi
Bawang goreng
Abon sapi
Emping

Banyak resep nasi kuning yang beredar di internet, tapi kali ini saya posting yang biasa saya buat — jika ada kemiripan dengan resep seseorang, mohon maaf

Nasi kuning

Bahan :
Beras 4 cangkir
Santan kental 120 ml (me : merk kara), dicampur dengan 1 lt air
Sereh 2, geprek
Daun salam 3-4
Kunyit 2 ruas besar, parut
Garam secukupnya

Aku masak nasi-nya bukan dengan rice cooker, tapi di aron dan pakai kukusan.

Cara membuat :

Cuci beras hingga bersih
Rendam beras dalam air (asal terendam) kunyit*), Diamkan selama 1 jam.

*)Air kunyit didapat dengan cara memarut kunyit hingga halus, lalu beri air, setelah memberikan warna orange, buang ampas kunyit dengan cara menyaringnya. Air kunyit ini yang dipakai untuk merendam beras

Setelah 1 jam, buang air rendaman.

Tuang santan yang sudah dicampur air ke dalam wajan besar (pakai panci juga bisa), daun salam, sereh, garam secukupnya. Masak hingga mendidih, jaga jangan sampai santan pecah ..

Ketika sudah mendidih, masukkan beras, aduk2 hingga beras menyerap semua air santan.

Setelah itu, pindahkan ke kukusan (yang sudah beruap banyak). Kukus selama ± 30 menit.

Nasi kuning bisa juga dibuat dengan rice cooker, caranya jauh lebih simple. Prosesnya sama, hanya saja, air santan di didihkan di dalam rice cooker, lalu beras dimasukkan utk kemudian proses memasak di lanjutkan oleh rice cooker.

Jangan lupa sesekali mengaduk si nasi di rice cooker, agar nasi matang sempurna selurunya. Jika lupa, maka hanya bagian bawahnya saja yang matang, sedangkan bagian atasnya masih mentah. Sayang, kaann ?

Untuk mencetak di cetakan tumpeng, jangan lupa cetakan dioles minyak sedikit di semua sisi, dan oleskan minyak agak banyak di bagian kerucutnya, agar nasi mudah lepas.

Ok, selamat mencoba yaa. Salam tumpeng 🙂
Sent from my BlackBerry® via Smart 1x / EVDO Network. Smart.Hebat.Hemat.
imaget

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s